Translate

Minggu, 04 November 2012

Cara Menambahkan Translate

1. Login ke blog
2. Pilih Tata Letak
3. Lalu pilih Tambah Gadget
4. Cari Terjemahan atau Translate
5. Atur sesuai yang diinginkan
6. Klik save atau simpan

Cara Menambahkan Gadget Fish

1. Login ke blog anda


2. Klik ke tata letak


3. Klik tambah gadget


4. Klik gadget fish



5. Edit gadget fish sesukamu

6. Lalu save

Cara Menambahkan Jam

Berikut cara memasang widget Jam di blogger :


  1. Pertama kunjungi www.clocklink.com
  2. lalu klik pada menu Gallery (disitu kita bisa memilih kategori-kategori yang ingin kita pilih)
  3. sebagai contoh kategori analog kita pilih,
  4. kemudian klik view html tag pada kotak di bawah jam yang kita pilih lalu akan timbul halaman baru di window baru. disitu nanti kita ada ketentuan-ketentuan yang memakai bahasa inggris,
  5. langsung aja kita pilih accept
  6. Selanjutnya kita diminta memilih warna (color), {time zone untuk Waktu Indonesia Bagian Barat sebaiknya memilih JOG : Jogyakarta Indonesia Time (GMT + 07.00)} serta jangan lupa tuliskan ukuran (size) jam agar sesuai dengan sidebar tempat meletakan jam itu nantinya. Dapat juga diatur kemudian.
  7. Copy seluruh kode HTML kemudian disimpan di komputer kita contoh pada notepad.
Langkah selanjutnya kita menuju blog kita


  1. Silahkan login ke blogger dengan ID anda
  2. Klik Tata Letak
  3. Klik tab Elemen Halaman
  4. Klik Tambah Gadget
  5. Klik tanda plus (+) untuk HTML/Javascript
  6. Copy paste kode yang kita taruh di notepad tadi ke dalam kolom konten yang tersedia
  7. selesai

Selasa, 25 September 2012

Sweetest Sweeties!

Maksud judulnya? Well, menurutku sih artinya manisan (atau hal-hal manis) termanis. Well, sebenernya sih gak aneh, karena...

TODAY IS MY BIRTHDAY!!!

Yupz, 25 September ini adalah hari ultahku ketiga belas! Yeay 4 me! *gaje*

Thanks ya, temen2, untuk semua ucapan HBD dan hadiahnya. Tunggu aja PU-nya besok. Hehe... Maybe that's all, aku juga cuma mau curhat dikit. Thanks a lot sekali lagi, ya, minna! LOVE U 4EVER!!!

Sabtu, 11 Agustus 2012

Lili Putih



"Sudah setahun, ya, Kikyo..." lirih Inuyasha--makhluk setengah iblis-setengah manusia berambut perak. Ia duduk bersimpuh di depan sebuah makam. Di tangannya tergenggam sebuah bunga. Bunga lili putih, bunga kesukaan gadis yang kini sedang terbaring di dalam tanah yang dingin di hadapannya.

Setetes air mata jatuh ke kelopak bunga lili itu. Mata keemasan Inuyasha menutup sejenak. Cahaya kemerahan di ujung langit menjadi latar. Rerumputan yang basah menjadi saksi bisu. Awan yang berarak melihat semuanya. Beberapa surai perak yang menghiasi kepalanya kini terjurai indah di bahunya. Di bahunya yang bergetar.

"Aku masih mencintaimu setelah setahun ini... tak bisa bersamamu. Bahkan setelah ada Kagome. Apa yang harus kulakukan, Kikyo?" lirih Inuyasha lagi. Ia letakkan setangkai bunga lili putih itu di makam pualam di hadapannya. Makam yang ia buat sendiri, dengan penuh rasa kasih... juga keputusasaan.

Halus, sehalus rambut hitam Kikyo yang bagaikan sutra. Makam pualam itu halus. Tapi dingin. Sedingin hati Inuyasha saat ini. Inuyasha hanya dapat mengingat samar apa yang terjadi hari ini, karena yang dipikirkannya hanya wajah cantik Kikyo. Rambut hitam panjangnya... Mata cokelatnya... Kulit putihnya... Semua tentang Kikyo selalu membuatnya bahagia... tapi juga sedih. Apalagi setelah...

"Setahun sudah setelah kematianmu, Kikyo. Dan sepertinya... waktuku juga hampir tiba..." lirih Inuyasha. Ia tidak berbohong. Waktunya menyusul Kikyo memang sudah dekat. Ia sengaja melakukannya. Ia sengaja melukai dirinya sendiri dengan racun, dan akhirnya inilah saatnya. Ia rela meninggalkan Kagome, istrinya, dan Sango dan Miroku juga Sesshomaru dan semua teman-temannya demi mengejar cinta pertamanya. Ini semua demimu, Kikyo...

Perlahan, kematian merambati Inuyasha. Tapi ia tidak merasa sakit. Karena di hadapannya, kini, berdiri seseorang yang ia nantikan selama ini...

"Inuyasha, ikimashou..." bisik Kikyo. Ia mengulurkan tangannya sambil tersenyum. Senyum terindah yang pernah dilihat Inuyasha. Ia menyambut uluran tangan itu dengan bahagia. Hingga akhirnya, seluruh jiwanya terlepas dari tubuhnya untuk selama-lamanya.

Kini, semuanya sudah berakhir. Inuyasha dan Kikyo telah bersatu kembali, seperti yang telah dituliskan oleh takdir. Inuyasha akan menghabiskan kehidupannya yang tak lagi fana bersama Kikyo. Mungkin ia bodoh telah melepaskan kehidupan bahagianya, tapi... ia lebih bodoh lagi jika ia melepaskan gadis yang paling ia cintai di dunia. Jadi, Inuyasha memilih pergi. Memulai semuanya dari awal lagi.

"Terima kasih, Inuyasha. Lili putihnya cantik," kata Kikyo.

"Sepertimu, Kikyo," balas Inuyasha sambil tersenyum.

Kini yang tersisa hanya bunga itu. Ketika akhirnya Kagome menyadari surat peninggalan Inuyasha yang terlambat. Ketika akhirnya Sango dan Miroku mengetahuinya dari tangisan Kagome. Ketika mereka akan menemukan tubuh dingin tak bernyawa Inuyasha di hadapan makam Kikyo. Hanya setangkai bunga itu yang tersisa dari Inuyasha. Bunga indah yang Inuyasha bawa untuk gadisnya tercinta. Hanya setangkai bunga kesukaannya. Setangkai... lili putih...

Dear 'Mudikers'!

Dear para 'mudikers' alias para pemudik yang ada di jalan...

Hee, gimana tuh perjalanan mudik kalian? Great atau Boring? Udah macet belum? Hehe, maaf aja kalau aku kepo gini karena aku emang gak pernah mudik (kecuali ke kota sebelah yang bisa ditempuh hanya dengan waktu setengah jam, paling lama sejam).

Anyway, anyhow, anywho, aku cuma mau ngedoain yang terbaik buat kalian. Semoga hari lebaran nanti bakal jadi hari lebaran yang baik buat kalian. Hopefully, kalian bakal sampai dengan selamat dan bahagia. Amin.

Yup, mudikers, that's all I want to say. Have a safe trip and... STAY HAPPY!

--Not-- Broken-Hearted

Heart-pumping, sweating and shaking. That's what I feel  now. Yup, if you ever feel this way, you must know what I'm facing. Yes, I'm...

Falling in love!


***

Well, i must introduce myself first. Hi, my name is Jeanne Seung-Ho. I'm an American-South Korean girl. I'm in my sweetest year, 17 years. Now, I'm in the Virginia Tech High School, the best in Virginia. Anyway, I'm in the last class, as a senior, the 12N1 class.

About the first and second sentences, yes, I am falling in love. With who, you ask? Of course with my best friend, James Hotchner. He's as old as me. He's quite handsome, and he's very nice to me. I like him so much. Beside, I am his childhood friend too.

I really have a good confidence. Yup, now, i have called James to the school's backyard to... say i love him!

Okay, I know what do you think. You think I;'m stupid and crazy, but... Aagh, I will be crazier than now if I don't say my feeling to him! I mean, he never shows any sign of feeling for me. I just want to know! But, i hope he returns my feeling. Tehe~

"So, what do you want, dear Jeanne?" James asks. Oh, he always calls me dear, don't think anything wrong.

"Well, I... I... I want to say something to you," I say. Oh, no! My anxiety increases as he looks at me with such a cute face!

"What is it?" he asks again.

"Well, I... I'm just, eh..."

I can't say anything! Okay, Jeanne, breathe, calm down. It's not that hard. You just have to say I LIKE YOU! And everything will be fine. Okay, now, let's continue what I start! Well, James is still standing in silence. Yeah, this is my time to shine!

"I... Eh, actually... Actually, all this time, I... I always... I LIKE YOU VERY MUCH!" finally, I screams out loud. James looked shocked--err, very, i must say. Oh, no! He will reject me! He will hate me! He won't talk to me anymore! GOD, HELP ME!!!

"Well, I actually don;t know what to say to you..." he begins. I gulps nervously.

"Umm... Actually... Sorry, Jeanne, but... I don't like you," he says with a sorry look. I already down in the dump. Oh, I think I'm broken-hearted. But then, he continues.

"... But I love you." James smiles. I look at him with an unknown look. Yep, a mix of happy, angry and relieved. I don't know what to say, I just...

Hup!

I hug him! Yeah, i hug him! I almost cries. I hit his chest with low power--if I hit him with my full strength, he will be buried in the cold ground. He laughs and strokes my hair with such softness which I have never felt before. But I don't care anymore! Now, I'm a Not-Broken-Hearted! Hahaha!